Kamis, 20 November 2014

Penyusunan Programa Penyuluhan Tingkat Kecamatan di Batukliang

Kepala UPTD dan Perwakilan dari BKP3
 Kegiatan penyusunan programa ini dilaksanakan pada hari Selasa, 28 Oktober 2014, pukul 09.00 wita bertempat di aula BP3K Kecamatan Batukliang Kab. Lombok Tengah yang di hadiri oleh perwakilan dari BKP3 Lombok Tengah (Ir. Jauzi), Kepala UPTD Hapentan Keswan (Sapto Wardoyo), Kepala UPTD Kelautan dan Perikanan Aik Bukak Lombok Tengah (Sutadi, A.Md), Kepala UPT DAS Renggung, perwakilan dari pelaku usaha dan semua Penyuluh PNS dan THL di Kec. Batukliang.

Penyusunan Programa di Tingkat Kecamatan merupakan tindak lanjut atau rekap dari penyusunan programa tingkat desa yang sudah dilakukan sebelumnya.
Penyuluh di Kec. Batukliang
Semoga dengan Penyusunan Programa tingkat Kecamatan ini dapat mengakomodir semua permasalahan petani maupun kelompok yang ada di Kecamatan Batukliang.
Peserta Penyusunan Programa

Minggu, 16 November 2014

Penggunaan Agens Hayati dalam Pengendalian OPT

Kecenderungan petani menggunakan pestisida kimia untuk mengendalikan organisme penggaggu tanaman mulai mengkhawatirkan, seiring semakin banyaknya serangan hama penyakit tanaman. Pada umumnya petani tidak membaca cara pemakaiannya, mereka hanya memakai dengan kira – kira sehingga bisa kelewat dosis ataupun kurang dosis yang bisa menyebabkan OPT lebih resisten dan dikhawatirkan residu pestisida akan masuk ke dalam tanaman.
Salah satu sumber agens hayati
Untuk mencegah hal tersebut, petani bisa menggunakan Agens Hayati, menurut Peraturan Menteri Pertanian Nomor 411 tahun 1995, yaitu setiap organisme yang meliputi spesies, subspesies, varietas, semua jenis serangga, nematoda, protozoa, cendawan (fungi), bakteri, virus, mikoplasma, serta organisme lainnya dalam semua tahap perkembangannya yang dapat dipergunakan untuk keperluan pengendalian hama dan penyakit atau organisme pengganggu, proses produksi, pengolahan hasil pertanian, dan berbagai keperluan lainnya.
Contoh agens hayati
Penggunaan agen hayati diyakini memiliki kelebihan karena sesuai dengan prinsip keseimbangan ekosistem. Memanfaatkan musuh alami dari hama dan penyakit pengganggu tanaman pertanian. Sebagai contoh pengalaman dari maspary sendiri dalam pengendalian penyakit layu pada tanaman cabai, tomat dan kentang, penggunaan fungisida dan bakterisida kimia sudah tidak mampu lagi mengendalikannya. Demikian juga dalam pengendalian penyakit kresek pada tanaman padi, corynebacterium masih jagonya.

OutBond SKPD Se Kabupaten Lombok Tengah di Kecamatan Pringgarata

Kegiatan outbond ini dilaksanakan pada hari Jum'at, 14 November 2014 yang bertempat di Kecamatan Pringgarata, Dusun Cerorong yang diikuti oleh seluruh SKPD Kabupaten Lombok Tengah, juga UPT BKP3 Kecamatan Batukliang, dan perwakilan dari SMAN 2 Pringgarata.
Jalan Menurun
Dengan adanya outbond ini pegawai yang ada di Lombok Tengah bisa melepas lelah maupun penat dari pekerjaan sehari - hari.

Jalan Menanjak

Jalanan Mendatar

Melewati air yang melimpah